Geisha : The Traditional Entertainer

Waktu lagi iseng-iseng twitteran tengah malem ga sengaja liat twit si @jpopindonesia yang isinya :

nah karena penasaran akhirnya gw simak n gw baca-baca juga di sumber lain. apakah yang ditemukan makhluk tampan ini?? *ga usah di bold kale*

Geisha. Kalo mendengar kata ini, apasih yang kamu bayangin? Wanita, pakai Kimono, bedak putih tebel, lipstick merah, entertainer dan pelacur. Well sebagian besar bener, tapi bagian pelacur itu pemahaman yang salah. GEISHA BUKANLAH PELACUR.

Buat yang belum kebayang bentuk Geisha kayak gimana, nih gw kasih contohnya :

*plak!* itu Jeng Kellin Masberoooohhh!! Emaap abis sama-sama putih mukanya. Yang bener yang ini nih:

Geisha adalah seorang entertainer tradisional Jepang, mereka biasanya dibekali oleh kemampuan-kemampuan untuk menghibur, seperti tarian tradisional, music tradisional, menyanyi, hingga kaligrafi. wanita-wanita yang berpendidikan tinggi. mereka adalah
kaum bangsawan yang berpendidikan di dunia seni.

Fase-fase Geisha.

Maiko – adalah Geisha tahap awal, biasa juga disebut Geisha magang. Mereka masih dalam pelatihan dan biasanya masih dikasih tugas yang gampang seperti nuang sake. Maiko juga lebih terkenal daripada saat sudah menjadi Geisha karena Maiko dianggap sedang berada di puncak femininitas.

Geisha-adalah tahapan selanjutnya dari Maiko, biasanya udah punya skill dan ketenaran hasil menimba ilmu saat masih Maiko. Biasanya udah dikasih tugas tampil sebagai penghibur seperti menyanyi, menari,dsb.

Apabila ada yang baru menjadi Maiko di usia 21 tahun,maka akan langsung loncat level ke Geisha, karena dianggap terlalu tua untuk jadi Maiko, namun Geisha yang langsung seperti ini kurang mendapat ketenaran,berbeda dengan Geisha yang berawal dari Maiko.

Ketika sang geisha sudah dirasa cukup usia dan cukup populer maka geisha tersebut akan mulai mencari Danna-san nya. Apa itu Danna-san? Danna-san itu adalah tuan atau suami. Namun bagi Geisha tdk akan pernah bisa menjadi istri sah. Geisha memberikan kue beras kepada orang dirasa pantas menjadi danna-sannya. kue beras berarti bahwa dia telah mencapai saat produktifitas.

Kenapa banyak yang menganggap Geisha itu Pelacur?

Ada sejarahnya nih. Jadi, sekitar tahun 1700-an, saat itu rumah bordil menjamur. Nah Geisha hadir dimasa itu. Geisha menawarkan lebih dari sekedar sex semata, mereka menawarkan HIBURAN. Memang Geisha menawarkan sex pada saat itu, tapi lama kelamaan semakin berkembang, Geisha ga ngejual sex lagi. Di masa modern ini kehidupan percintaan dan sex seorang Geisha adalah masalah pribadi,namun ada 1 peraturan yang tetap dipegang : Geisha ga boleh menikah, Cuma bisa menjadi sebatas selir. Kalo Geisha mau menikah,mereka harus pensiun.

Nah dimasa tahun 1700-1800-an (ga tau pastinya) kepopuleran Geisha melejit di kalangan masyarakat Jepang atas nilai HIBURANNYA. Dan Geisha juga dilarang menjual sex karena takutnya menghancurkan bisnis yang ada di Oiran.

Nah jelas kan kalo Geisha itu wanita penghibur dalam konteks entertainer. Bukan dalam konteks pelacur.

Dan Geisha di jaman modern sekarang merupakan entertainer sejati dan termasuk bojek wisata yang dibanggakan Jepang.

Nah sekarang kita udah lebih paham kan dengan “siapa itu Geisha?” walaupun penjelasan dari gw agak belibet..haha. Tetep Peace, Love, dan Gaul! MUAHAHAHAHAHA!!

NB: maaf-maaf kalo masih ada salah namanya juga manusia,setampan apapun pasti punya salah. MUAHAHAHAHA!!

Categories: Culture | Tags: , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Geisha : The Traditional Entertainer

  1. tetep aja penghibur , n dinikmati orang banyak alias wanita yg ga menjaga harga diri nya

    • ya bedalah.

      yg jajain seks itu yg tahun jebot, kalo sekarang cm entertainer. sama aja kayak agnes monica, KD, Titi DJ, dll. mereka entertainer kan? tp bukan berarti ga jaga diri. jusru Geisha itu menjaga kehormaan masing2 kok. dibaca duku makanya blognya, baru komen. -________-“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: