Kabukichō. Bahasa Jepangnya Surga Ya?

Hallo minna-swaaaaann!!! Ketemu lagi di Japan Oh Japan bersama Gue Rif-, eh bentar deh, lo kenapa sik senyum2 sendiri?

Cieee masberoh yang mau dateng ke AFA Indonesia 2012, Cieeee!!
Ahaha..biasa aja ah! Gue jadi malu! *blush*

Cieee masberoh yang mau nonton I Love Anisong dan liat Kotoko langsung, cieeee!!
Aaaaa…udah2 aku jadi maluw *pukul2 manja*

Cieee masberoh yang nanti diteriakin “mesum!” sama Maid disana, cieeee!!
Ahaha…kamu bisa aj-, WOY!! SIAPA YANG MESUM!!  ( ‘̀Д’́)-σ   *lempar meja*

Okeh, kita lanjut sharing kita minggu ini gimana? Minggu ini Gue akan sharing yang agak sedikit dewasa okeh? Kabukichō.

Kabukichō secara harfiah artinya ‘Jalan Kabuki’ kalo kamu mikir ini adalah Distrik yang sepanjang jalannya ada teater Kabuki, kamu setengah benar. Karena dulu, tahun 1940-an, emang Kabukichō  ini direncanakan untuk dibangun sebagai Distrik spesialis Kabuki, tapi ga jadi karena masalah finansial.

Lalu Kabukichō ini jadi daerah seperti apa? Kabukichō dikenal sebagai daerah Lampu Merah Jepang. Karena Kabukichō memang menjual berbagai ‘servis’ khusus dewasa. Dan berbeda dengan Jalan Dolly di Indonesia  atau kawasan lampu merah di Amsterdam, Kabukichō  lebih banyak menawarkan berbagai Fantasy dan Fetish yang memuaskan berbagai Imajinasi pelanggan (karena Jepang kan terkenal akan orientasi dan Imajinasi sex yang agak aneh). Antara lain : Cabaret Club, Host & Hostess Bar, Peep Hole,Naked Karaoke, Sex Doll Rent, Soap Land, Sex Shop, dan lain-lain.❤


Okey. Sampe sini semua pembaca blog Gue (cowok khususnya) pada seneng bukan? Tapi jangan senang dulu. Kenapa? Alasan pertama adalah : Karena di Kabukichō ini juga terkenal akan Yakuza yang banyak berkeliaran. Karena kebanyakan tempat2 yang ada di Kabukichō, sekitar 300 sex shops, 200 clubs, 80 love hotel, dan ratusan bar dan restaurant,  ini ‘dilindungi’ oleh Yakuza jadi tidak heran kalau banyak Yakuza berkeliaran, khususnya malam hari.

Alasan kedua adalah : Biasanya Bouncer tidak akan memperbolehkan Gaijin (orang asing) untuk memasuki tempat2 yg menjual Sex. Yup! Gue juga masih belum tau, kenapa hal ini terjadi. Jadi ya paling engga kalo kamu mau iseng2 bisa ke Host & Hostess Bar.

Lho, Host & Hostess Bar bukannya ngejual Sex juga ya masberoh?
Engga. Mereka ga menjual sex, jangan salah kaprah Host & Hostess sama Gig*lo & Pelac*r. Host (cowok) & Hostess (cewek) menjual servis berupa ‘teman bicara’. Yak! Meraka akan menjadi teman bicara kamu, mendengar semua keluh kesah, baik sedih, gembira, atau apapun itu akan mereka dengar. Host & Hostess juga harus bisa menghafal apa yang klien mereka katakan, jadi kalo kliennya dateng lagi, bisa lanjutin curhatan mereka. Biasanya Klien dari Host & Hostess Bar ini adalah Tente2 dan Om2 umur 40 tahunan. Kenapa bisnis ‘curhat2an’ ini bisa berjalan? Karena ya budaya orang Jepang yang tertutup, sehingga ‘Tempat Bicara’ bisa sangat berharga.

Masih Berminat pergi ke Kabukichō? Nih Gue kasih Tips Bertahan Hidup disana ya!

  1. Jangan Pasang Tampang Blo’on bin Cengo! – Karena banyak Yakuza disana, salah2 nanti dikira ‘sasaran empuk’ terus dipalak, dipelorotin duitnya. Mau?
  2. Jangan Asal Masuk! – sekali lagi, Yakuza memiliki sebagian tempat 2 di Kabukichō, jadi kalo asal masuk bisa2 dikerjain, diminta duitnya, diculik, dll.
  3. Buat Cewek, Hati-Hati! – karena kalo ga hati2 kamu bisa diapa2in dari direkrut jadi Hostess, direkrut jadi penjual Sex, sampe diperkosa. Pokoknya HATI-HATI!!
  4. Apa Yang Kamu Liat, Belum Tentu Kamu Dapat! – maksudnya adalah kalo kamu liat foto2 yg dipajang itu cantik2, blm tentu cantik. Ingat! Make-up dan Photoshop!
  5. Kalo Mau Liat-Liat, Tergantung Tujuannya! – kalo tujuannya Cuma pengen tau, pergi siang2 aja. Kalo tujuannya pengen mendalami experience yang lebih, tunggu sampe malem. Ingat! Makin malam, makin Rawr! Baik servisnya, maupun Yakuzanya.
  6. Kalo Ga nyari Sex? – bisa kok, katanya kuliner di Kabukichō juga enak2. Makyuss!!

 

So, masih berminat ke Kabukichō?

Categories: Culture | Tags: , , , , , , , , , | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “Kabukichō. Bahasa Jepangnya Surga Ya?

  1. yakuza apaan kak?

  2. trias cita ananda

    gila tenan…jepang memang ga ada dua-nya apalagi kalau urusan *kau tau maksudku*
    by the way, thanks info-nya! kalau nanti saya ke jepang *ngarep* saya akan menjauhi tempat itu sebisa saya! he..he..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: